Home >> Kesehatan >> Jengkol Memiliki 14 Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Jengkol Memiliki 14 Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Jengkol

Jengkol Memiliki Manfaat Bagi Tubuh.

Membuat semur jengkol cukup mudah, disamping banyak manfaat jika dikonsumsi.

Jengkol merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Selain memiliki tekstur yang empuk bila dimasak dengan benar, rasanya pun sangat khas serta memilik aroma yang tajam, tentu anda tahu dengan semur jengkol.

Selain dijadikan sebagai hidangan utama saat makan, kini dapat diolah sebagai camilan, seperti keripik atau kerupuk.

Namun tahukah anda dibalik tajamnya aroma jengkol ?
Ternyata memiliki banyak manfaat yang belum banyak diketahui oleh masyarakat umum, padahal sayuran ini cukup ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh.

Berikut ini beberapa manfaat jengkol bagi kesehatan tubuh anda:

1. Pembentukan Jaringan Tubuh

Kandungan protein yang tinggi pada jengkol dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh. Karena kandungannya ternyata jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan kacang hijau dan kacang keledai.

2. Mencegah Anemia

Kaya akan zat besi yang berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Anda pastinya tahu bahwa bila tubuh kekurangan zat besi, produksi sel-sel darah merah akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.

3. Mencegah Tulang Keropos, Memperkuat Tulang dan Gigi

Selain zat besi dan protein, kandungan yang terdapat pada jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang keropos (osteoporosis). Jadi, sering mengkonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup, dapat membuat tulang pada tubuh anda menjadi lebih kuat.

4. Membasmi Radikal Bebas

Jengkol mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat meningkatkan ketajaman indera penglihatan. Vitamin A dan vitamin C juga berperan sebagai zat antioksidan, yang dikenal ampuh menangkal zat-zat radikal bebas penyebab penyakit kanker.

5. Mengatasi Jantung Koroner

Merupakan bahan makanan yang bersifat diuretic (pembuangan urine menjadi lancar). Pembuangan urine yang lancar, sangat baik untuk para penderita penyakit jantung.

6. Merampingkan Perut

Kandungan seratnya yang tinggi dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut langsing. Salah satu penyebab buncitnya perut pada seseorang adalah karena buang air besar yang tidak lancar dan tidak teratur.

7. Mencegah Diabetes

Mencegah timbulnya penyakit diabetes. Kok bisa? Sebab di dalam jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya. Zat tersebut dinamakan zat asam jengkolat. Asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air. Karena sifat diuretic inilah sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anda para penderita gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu menyaring asam jengkolat pada buah jengkol, yang mengakibatkan sulit berhentinya buang air kecil (beser).

8. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah

Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah, sehingga darah yang mengalir menuju jantung menjadi tidak lancar. Kandungan mineral pada jengkol ternyata dapat melebarkan pembuluh darah yang menyempit serta mencegah pembuluh darah menyempit kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya anda tidak memasak terlalu matang.

9. Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

Ibu hamil biasanya sering mengalami sembelit. Kandungan seratnya dapat mengatasi masalah sembelit. Dengan kata lain, membantu melancarkan pencernaan dan buang air besar. Namun konsumsilah sesuai dengan jumlah yang dianjurkan.

10. Pertumbuhan Tulang dan Gigi Pada Janin

Bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Pertumbuhan tulang dan gigi dapat berjalan optimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi pada buah jengkol.

11. Menstabilkan Organ Penting Dalam Tubuh

Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil bila tubuh terpenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Tak heran jika ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan asam folat demi perkembangan janinnya. Salah satu contoh makanan yang kaya akan asam folat adalah jengkol. Namun perlu diingat, konsumsilahsecukupnya saja. Jika berlebihan akan kurang baik efeknya untuk organ ginjal.

12. Mencegah Kecacatan Pada Bayi

Kandungan asam folat pada jengkol juga dapat mencegah kecacatan bawaan pada bayi.

13. Mengontrol Kadar Gula Darah

Manfaat lainnya adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh anda para penderita diabetes, karena mengandung zat gula yang bersahabat dengan para penderita diabetes. Zat gula tersebut paling mudah diurai sehingga aman untuk penderita diabetes.

14. Antioksidan Untuk Kesehatan Jantung

Toksin atau racun dalam tubuh akan sulit masuk ke dalam tubuh, khususnya jantung, berkat perlindungan yang diberikan oleh zat antioksidan. Segala sesuatu yang menghambat aliran darah dalam pembuluh darah, akan hilang oleh zat yang terkandung pada jengkol. Aliran darah pun akan menjadi lebih lancar dan jantung pun akan berfungsi dengan baik dan optimal.

Kontraindikasi

Harus diingat bagi anda penderita gangguan organ ginjal, sebaiknya tidak mengkonsumsi jengkol karena akan semakin memperburuk kondisi organ ginjal anda.

Mengkonsumsi pun perlu dibatasi, yaitu hanya 3 hingga 10 gram saja per hari. Porsi ini adalah takaran yang pas untuk anda yang ingin tetap sehat meski mengkonsumsi setiap hari.

About Kartika FM

PT. Radio Kartika Gita Swaratama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *